Setelah menutup kunjungan Lentera di Lamongan, Jawa Timur, dengan silaturahmi dan pengukuhan Fasda, Mis Juli benar-benar mengambil jeda. Libur total selama satu minggu.
Alhamdulillah, tanggal 16–17 Februari cuti bersama Imlek, lalu 18–20 Februari kami ASN menjalani WFH dalam suasana menyambut Ramadan. Aktivitas mengajar kembali dimulai Senin, 23 Februari 2026. Rasanya seperti Allah memberi ruang napas khusus sebelum memasuki bulan yang penuh cahaya.
Tahun ini, awal 1 Ramadan kembali berbeda. Padahal tahun lalu terasa bersama. Namun perbedaan itu bukan penghalang untuk menyambut tamu tahunan yang selalu dirindukan. Tamu yang kehadirannya mengalahkan tamu agung mana pun, bahkan pemimpin negeri ini.
Bertemu lagi dengannya tahun ini adalah kebahagiaan luar biasa bagi Mis Juli. Memang tidak ada persiapan yang gemerlap. Tidak ada hiasan istimewa. Tetapi jauh-jauh hari, jiwa dan raga telah dipersiapkan. Karena mendampingi tamu istimewa seperti Ramadan membutuhkan kesehatan, ketenangan batin, dan hati yang bersih.
Alhamdulillah, berdua dengan Abang Tengah kami sedang menjalani program sehat—dengan bonus penampilan baru, aamiin. Ada yang menemani dalam proses ini menjadi motivasi tersendiri. Beberapa tahun lagi menuju masa pensiun, Mis Juli ingin tetap sehat dan menjadi sebaik-baik manusia yang bermanfaat.
Boleh kan, meyakini dan memohon husnul khatimah?
Ya Allah, izinkan tahun ini aku mengawal Ramadan dengan jiwa dan raga yang utuh. Menyambutnya dengan syukur, menjalaninya dengan sabar, dan menutupnya dengan ampunan.
Marhaban ya Ramadan 1447 H / 2026 M.
Selamat datang, tamu istimewaku. Tamu seluruh umat Muslim di dunia.
#day1
#TantanganMenulisRamadan2026
#ahlanwasahlanyaramadan
#nurulamanahpublishing

0 Komentar