Harta itu pencemburu. Ia selalu ingin memilikimu seutuhnya.
Maka godalah ia dengan cara melepaskannya, agar ia tahu bahwa pemilik sejati dirimu hanyalah Sang Maha Kaya.
Harta yang Allah titipkan selama ini sering terasa seperti beton yang dicor oleh ego, seolah menjadi kepemilikan abadi. Padahal kita hanya penjaga sementara dari apa yang sebenarnya bukan milik kita.
Sering kali aku takut tanganku menjadi kosong.
Padahal mungkin Allah hanya ingin mengosongkan tanganku sebentar, agar ada ruang untuk menggenggam berkah yang lebih besar.
Dunia dan hati yang sempit selalu membisikkan tentang pengurangan. Namun iman justru meneriakkan kelimpahan. Infak adalah godaan paling indah bagi akal manusia—ia memaksamu percaya bahwa dengan mengosongkan tangan, sebenarnya kau sedang meluaskan bejana hatimu untuk menampung samudera rahmat-Nya.
Aku sering lupa bahwa ketika aku hadir di dunia ini dalam keadaan kosong, tanpa perhiasan apa pun yang melekat, Allah-lah yang menyematkan rezeki, jodoh, umur, serta takdir baik dan buruknya.
Lalu bagaimana mungkin aku mengaku sebagai pemilik sejati atas semua itu?
Sementara untuk sekadar hidup di dunia ini pun Allah telah membekaliku tubuh yang sempurna dan berbagai kenikmatan yang sering kali lupa kusyukuri.
Jalan untuk melepaskan sebagian harta yang menjadi hak muslim lainnya sering terasa berat. Jiwa ini masih terikat oleh rasa memiliki, oleh kemelekatan pada harta dan kedudukan.
Padahal menginfakkan sebagian dari apa yang Allah titipkan tidak akan mengurangi rezekiku, apalagi membuatku kelaparan. Janji Allah jelas: jika keikhlasan mengiringi pengurangan itu, maka Allah justru akan menambahkannya. Namun bagi yang kufur terhadap nikmat-Nya, ada peringatan akan siksa yang pedih.
Pada akhirnya, ketika Allah menarik ruh kita untuk kembali kepada-Nya, hanya tiga hal yang tersisa: anak yang saleh atau salehah, ilmu yang bermanfaat, dan amal saleh yang terus mengalir sebagai perisai di hari penimbangan.
#day18
#TantanganMenulisRamadan2026 #infakmenggoda
#nurulamanahpublishing
#misjuli

0 Komentar