Aslinya mis Juli itu periang dan seneeng nyemangati orang. Walau naik turun masalah pasti tetap ada namanya manusia hidup pasti ada saja dinamika hidup. Sehari dua sedih, nangis, ngedown itu wajar, biasa, dan manusiawi.

Tapi, kalau inget hidup di dunia cuma sementara, panggung sandiwara. Harus kembali bangkit. Seperti dalam surat Al-Asr bahwa sesungguhnya manusia dalam kerugian. Ms Juli nggak mau pulang dalam keadaan merugi, setelah Allah menyempurnakan penciptaan diri sebagai manusia dengan segala peluang dan kesempatan, serta keberlimpahan rezeki selama ini, adalah hal yang terus, teruus wajib disyukuri.

Ingin pulang menjadi pemenang, bukan pecundang dengan seribu alasan menyerah pada keadaan. Sesungguhnya sejak kita lahir saja sudah Allah jadikan pemenang. Karena sperma yang berhasil menyatu dengan sel telur kemudian berkembang menjadi janin, bayi, lahir ke dunia, artinya kita sudah menang menghadapi tantangan di alam rahim. Bayangkan, berapa banyak yang keguguran, atau diaborsi sebelum lahir? Tidak ada kesempatan untuk menang. Jadi, syukuri saat lahir kita adalah pemenang, sehingga pulangpun harus menjadi pemenang. 

Yakinlahlah selalu ada jalan keluar dari setiap permasalahan dunia. Allah memberikan masalah pasti sepaket dengan solusi atau jawabannya. Hanya caranya saja yang harus dipahami melalui hikmah-Nya. Terkadang sebagai manusia baru menyadari maksud dari setiap kejadian setelah legowo melewati, Allah takkan memberikan yang kita mau, namun yang manusia butuhkan.

Pilihan semua ada di kita saat ini, MAU atau TIDAK untuk menjadi PEMENANG dalam kehidupan dan hidup kita sendiri.

#kelasmenulisdarinol
#pemenangkehidupan
#motivasihidup
#muhasabah
#longlifelearner