Masjidku Ramai Saat Ramadan


Bahagia banget bisa melewati sepuluh hari pertama Ramadan. 10 hari pertama adalah fase rahmat, saat yang berat. Menghadapi fase perubahan kebiasaan diri. Ini  sebagai ujian terberat dalam mencapai suatu ketaqwaan, namun paling banyak mendapatkan pahala.  Pada fase ini dibukakan pintu rahmat yang seluas-luasnya. Jadi kita harus berlomba-lomba berbuat kebaikan. Setelah sebelas bulan kadang terlena dengan urusan dunia semata. 

Membahagiakan pula ketika masjid kembali mulai ramai didatangi untuk mengerjakan sholat tarawih setelah berbuka puasa dan sholat Isya. Biasanya ramai sekali hanya saat sholat Jumat, itupun untuk masjid besar. Alhamdulillah sih, nggak boleh dibandingkan ya ukhtie wa akhie. Andai setiap bulan adalah Ramadan tentu keramaian di masjid akan permanen. Berbeda dengan masjid Al Aqso, walaupun ancaman nyawa dan perang setiap saat. Rasanya umroh kalau belum ke Aqso belumlah nikmat. 

10 (sepuluh) hari kedua adalah fase maghfiroh (ampunan), saat ini kita semua sedang menjalani. Bagaimana tetap istiqomah atas kebiasaan 10 hari pertama kemarin yang penuh perjuangan untuk menjalani puasa setiap hari dan ibadah lainnya dengan keikhlasan. Kalau menurut orang Jepang, membentuk suatu kebiasaan itu kurang lebih 21 hari lamanya, dimana awalnya berat akan menjadi terbiasa. Harapan itu juga yang bikin seorang mis Juli memaksakan diri agar puasa Ramadan kali ini mendampingi IF intermitted Fasting sebagai sarana, mendetoks dan mengembalikan pola makan yang lebih baik, berbonus turun BB. 

Yuk ah manteman bisa deh bisaa, kita menjalani 10 hari kedua bahkan hingga ketiga, sampai IedulFitri nanti. Kalau sengaja memaksakan diri puasa, ngaji, sholat sunah suka merasa terpaksa, padahal ya memang harus dipaksain ya manteman, allahumma paksain. Berpayah-payah memaksakan diri beribadah lebih baik untuk ke syurga. Daripada suka rela minta dimasukkan ke neraka, naudzubillah ya Allah Astaghfirullah 🙏🤭😭

#day11
#nurulamanahpuishing 
#tantanganmenulis 
#masjidkuramadanku 
#misjuli

Posting Komentar

0 Komentar