Belajar dari ustadz Syeh Ali Jaber alm, mis Juli belajar banyak hal. Awalnya sederhana hanya ingin membiasakan diri memberi sebelum perjalanan hari benar-benar dimulai.
Sebelum notifikasi medsos dan lainnya masuk. Sebelum jadwal mengajar berjalan.
Sebelum dunia meminta banyak hal dariku. Subuh selalu terasa jujur. Langit masih setengah gelap.
Udara belum ramai. Doa-doa seperti lebih pelan, tapi sungguh dalam.
Di waktu itu, Mis Juli belajar satu hal kecil:
memberi sebelum menerima apa pun hari ini. Bukan karena merasa punya banyak harta dan kelebihan. Justru sering kali dalam keadaan biasa saja ingin menjadi luar biasa. Kadang bahkan sambil menghitung kebutuhan sendiri yang tak pernah berhenti.
Tapi ada rasa yang sulit dijelaskan setiap kali melakukannya, walau godaan selalu melarang dari sudut hati yang dalam. Bukan tentang nominalnya, atau bahkan siapa yang akan tahu, kanan kiri tak pernah paham kapan si kanan akan bersedekah. Ada ketenangan yang berbeda begitu melegakan.
Seperti menitipkan hari-hariku kepada Allah sejak awal kembalinya aku kepada fitrahku. Seperti berkata pelan,
“Ya Allah, sebelum aku meminta, izinkan aku memberi,” sesuai janji-Mu berlipat 77kalilipatnya.
Sedekah Subuh tidak selalu mengubah keadaan secara instan.
Masalah tetap ada.
Tugas tetap menunggu.
Hidup tetap berjalan dengan ujiannya.
Namun setidaknya, hati lebih terasa ringan menjalaninya kebiasaan. Seolah ada keyakinan yang tumbuh pelan:
aku tidak berjalan sendirian.
Aku tidak tahu bagaimana Allah membalasnya. Kadang lewat kelapangan rezeki, melalui kemudahan urusan, hati yang lebih sabar. Dan ternyata… itu sudah lebih dari cukup.
Sedekah Subuh kini bagiku bukan rutinitas semata.Ia pengingat bahwa hidup ini bukan hanya tentang mengumpulkan amal dan pahala kebaikan. Tapi tentang melepaskan sesuatu yang dicinta kemelekatannya.
Bukan hanya tentang meminta dunia yang setiap hari dipanjatkan. Tapi tentang percaya, sedekah adalah magnet Rezeki dalam hukum tarik menarik kebaikan.
Dan mungkin, di antara gelap yang belum sepenuhnya terang itu, Allah sedang menyalakan cahaya kecil dalam dada ini melalui tangan yang memilih menjadi tangan di atas penuh keyakinan.
🌅🤍
#day9
#tantanganmenulisramadan2026
#sedekahsubuh
#nurulamanahpublishing
#misjuli

0 Komentar