Mulai nge-blogger sejak 2008 membuka mata dan wawasanku, arti sebuah network. Kalau di Kurtilas (Kurikulum 2013, cieee apa lagi hubungannya) namanya berjejaring. Untuk berkomunikasi dan  mengkomunikasikan segala sesuatu dari dunia menulis kita.
Sejak mulai menulis lagi, aku mulai mencari link komunitas manapun yang berhubungan dengan pendidikan. Baik untuk edukasinya maupun menulis. Menulis dan pendidikan adalah dua mata uang yang tidak terpisahkan kini bagiku. Menulis ya untuk pendidikan, begitu juga sebaliknya. Pendidikan itu harus dituliskan.

Seperti motoku menulis, "Tulislah apa yang kamu kerjakan, dan kerjakanlah apa yang kamu tulis" (eaaaa). Berangkat dari pendidik itu administrasinya banyak, duh bukannya curhat ya tetapi mau cerita nih historynya gitu, he he. Dengan memiliki blog aku bisa menuangkan segala inspirasi dan pikiran liar yang selama ini tersembunyi dalam memoryku jangka panjang.

Namun, menulis blog dan terjun ke dunia penulisan tidak akan berarti apa-apa jika kita tidak ber-network dengan link manapun. Banyak sudah link atau jaringan yang sengaja kuikuti dan bergabung selama ini. Ada yang masih terus, ada juga yang sudah tidak aktif karena alasan tertentu. Intinya, selama itu soal menulis, pasti akan kuikuti dengan semangat '45.
Berani nge-blog juga berani melabel diri sendiri sebagai blogger. Tentunya blogger perempuan dan guru pembelajar tanpa henti. Learning by doing, and Long life learner its my principe. Hal ini akan membuat kita seperti memiliki ilmu padi, makin berisi makin merunduk. Di atas langit itu masih ada langit, begitu kata alm. Gus Dur mantan presiden yang sudah mendahului kita.

Sebagai blogger perempuan, blogwalking atau BW memang terkadang menjadi kendala dalam eksistensiku sebagai blogger. Namun, bukanlah jadi alasan untuk tidak ber-network. Dengan bernet-work komunikasi dan silaturahmi menjadi alasan utama untuk terus belajar dari siapapun.

Banyak sekali manfaat dengan bergabung dengan ber-network bersama penulis dan blogger perempuan dimanapun berada. Walaupun belum pernah bertemu sekalipun, dengan globalisasi teknologi saat ini bukan menjadi kendala untuk membuka silaturahmi seluas-luasnya.

Blogger Perempuan Network membuatku jatuh cinta dengan segala kelebihan dan kekurangannya. Tantangan menulis, quotesnya setiap waktu membuatku terstimulasi untuk selalu bangkit dari hari ke hari. Di ke-memberan-ku yang seumur jagung ini, mencambukku untuk bisa eksis bersama perempuan-perempuan blogger lainnya.  Aku memang mencari dan membutuhkan.

Bagiku, disebut sukses adalah bersama, bukan sendiri-sendiri. Tidak jarang dengan network kita bisa mendapatkan banyak manfaat dunia akhirat (tsaaaaah). Banyaknya blogger muslimah yang terus menulis tanpa harus mengorbankan keyakinan dan ibadahnya, seperti yang kurindukan selama ini.

Sudah bergabung dengan Blogger Perempuan Network sepertiku? Aku, sudaah. Yuk, bergabung untuk tumbuh bersama!

@bloggerperempuan dan berikan 
#bloggerperempuan 
#BPN30dayChallenge2018
#dayfour